“Damai, Bukan Bukti Nir Ketimpangan”

Resensi Buku:

Metamorfosis Cinta (Penulis: Wahyu Nur Hidayat)

Oleh: Aly Mashar

 

Keharmonisan dan ketentraman yang menghiasi suatu sistem sosial bukan berarti tanda tidak adanya ketimpangan didalamya. Justru, dari kondisi seperti itu sering terjadi ketimpangan yang tidak disadari baik oleh pelaku maupun korban ketimpangan, karena sistem tersebut sudah dianggap sebagai kodrat yang bersifat alamiah. Singkatnya, sistem ini sering menjadi sarana untuk melanggengkan ketimpangan dan lebih cenderung mempertahankan status-quo. (lebih…)

Published in: on Agustus 3, 2011 at 6:30 pm  Tinggalkan sebuah Komentar  

Sisi “Religius” Pelacur

Resensi Buku

Agama Pelacur (Penulis: Prof. Dr. Nur Syam)

Oleh: Aly Masyhar

Salah satu profesi yang dinilai oleh masyarakat sebagai profesi yang nista dan kotor adalah pelacuran. Pelaku darinya dianggap tak bermoral dan sampah masyarakat. Masyarakat, pada umumnya, menganggap bahwa dalam diri pelacur tidak terlintas sedikitpun nilai positif, meskipun dari keberadaan mereka tidak sedikit masyarakat yang diuntungkan secara ekonomi, seperti tukang parkir, tukang becak, warung makan dan bahkan disinyalir telah memberikan masukan pada APBD kota atau daerah dimana mereka beroperasi. (lebih…)

Published in: on Juli 30, 2011 at 6:36 pm  Tinggalkan sebuah Komentar  

AGAMA DAN RASIO PRAKTIS PERSPEKTIF AL-FARABI (Kajian Paul E. Walker)

Oleh: Aly Mashar Abdel Hanan

 

 

  1. A. Pendahuluan

Konflik antara filsafat dan agama tidak muncul pada masa permulaan Islam, sebab ketika itu filsafat tidak dikenal dalam wilayah Arab, tempat dimana Nabi Muhammad Saw memulai misinya untuk menyebarkan Islam. Filsafat baru berkembang pesat di seluruh wilayah Islam, meski tidak sama tingkatnya, pada awal abad ke-4 atau ke-5 Hijriyah. Namun, karena terdapat salah satu filosof utama menyangkal keistimewaan para Nabi dan Ajaran Agama, maka banyak ulama yang menentang dan menolaknya. Oleh sebab itu, hanya sedikit Sarjana yang menerima atau menguasai filsafat secara penuh. (lebih…)

Published in: on Juni 26, 2010 at 3:45 pm  Tinggalkan sebuah Komentar  

Study of Clifford Geertz’s Work: The Religion of Java (Melacak Metodologi Kerja Geertz)

Oleh: Aly Mashar Abdelhanan

Pada kajian singkat ini, penulis akan mengkaji salah satu karya monumental Geertz “The Religion of Java’ dengan tujuan untuk melacak metodologi serta pendekatan apa yang digunakan di dalamnya. Tema ini penulis pilih karena selain karya itu adalah salah satu karya monumentalnya juga karena lokasi penelitiannya di salah satu wilayah Indonesia yang kebetulan penulis pernah hidup dan berdomisili disekitas itu beberapa saat, jadi penulis sedikit banyak mengetahui konteksnya.

Kajian ini penulis sistematikakan sebagaimana berikut: pertama penulis akan menjelaskan waktu dan lokasi penelitian Geertz. Hal ini perlu dilakukan untuk mengetahui konteks dan histories dari penelitian itu dilakukan. Kedua, penulis akan mengulas beberapa poin yang dikaji Geertz dalam karyanya The Religion of Java. Ini penulis maksudkan untuk apa saja yang dikaji oleh Geertz dan juga untuk memberi gambaran sekilas yang kemudian dapat dilihat metode apa yang digunakan di dalamnya. Ketiga, berdasarkan pada kedua penjelasan sebelumnya penulis mencoba untuk melacak metodologi apa yang digunakan oleh Geertz di dalam karyanya tersebut. Terakhir, penulis akan memberikan kesimpulan atas kajian ini. (lebih…)

Published in: on Mei 30, 2010 at 8:20 am  Comments (3)  

Interpretasi The Other atas Islam: Sudut Pandang Muslim (Study atas Artikel Muhammad Abdul Rauf)

Oleh: Aly Mashar Abdel Hanan

Dalam tulisannya ini, Abdul Rauf sangat jelas menunjukkan keresahannya atas kerja para Pengkaji Barat atas Islam yang menurutnya memojokkan Islam dan tanpa menghiraukan apa yang disuarakan oleh para Sarjana dan umat Muslim sendiri atas dirinya. Dengan kata lain, para Sarjana dan umat Muslim seakan tidak ada dan juga mungkin disengaja untuk ‘ditiadakan’. Islam hanya dilihat sebagaimana batu, kayu atau benda mati lainnya yang tidak mempunyai hasrat, keinginan, impian, dan pendapat untuk mendefinisikan dirinya. (lebih…)

Published in: on Mei 20, 2010 at 8:27 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

Islam in the Eyes of the West (Sebuah Kajian Artikel)

Oleh: Aly Mashar

Tulisan ilmiah ini, secara implicit dimaksudkan oleh Sang penulisnya untuk menjelaskan perjalanan studi agama dan studi atas sejarah agama-agama dunia. Tema yang diambil di atas, sebenarnya menggambarkan paradigma para sarjana Barat awal dalam mengkaji agama atau sejarah agama the other. Kemudian, setelah tuntas membahas kesalahan paradigma para sarjana Barat awal tersebut, penulis artikel ini menyatakan ketidaksetujuan atasnya dan menawarkan paradigma baru, yakni mengakui pluralitas agama-agama dan menempatkan agama-agama pada konteks kesejarahannya. (lebih…)

Published in: on Mei 20, 2010 at 8:16 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

Mendiknas: SMP Berbasis Pesantren??

Aly MasyharAbdel Hanan*

Pasca jajaran birokrasi kepemerintahan suatu negara terbentuk, baik presiden maupun jajaran kabinet-kementrian, sudah menjadi tradisi bahwa mereka akan membuat gebrakan-gebrakan program baru dalam jangka waktu 100 hari. Tradisi ini dilakukan kiranya untuk menunjukkan keseriusan serta kekompakan kepemerintahan baru terpilih dalam memegang amanah rakyat. ‘Perlombaan program dan unjuk kemampuan’ ini dilakukan oleh semua jajaran kabinet-kementrian, tak luput didalamnya ialah Mentri Pendidikan Nasional (Mendiknas) melalui Departemennya. Mereka menyatakan akan membuat program baru yakni mengadakan program pengadaan Sekolah Menengah Pertama (SMP) berbasis Pesantren. Mereka rencananya akan mendirikan 10 SMP berbasis Pesantren terlebih dahulu sebagai Pilot Projec, Jika program itu dikemudian hari dinilai bagus, maka akan diperluas jangkauan dan jumlahnya. (RJ/03/11/09) (lebih…)

Published in: on Maret 5, 2010 at 10:44 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

PENDEKATAN DESKRIPTIF DALAM STUDI ISLAM (Klasifikasi Pendekatan Studi Agama Charles J. Adams)

Pendahuluan

Ketika seseorang mengkaji agama, pertama-tama hal yang harus diketahui ialah bagaimana atau dimana agama itu didudukkan dalam kajiannya. Sebab selain agama bersifat manusiawi dan historis,  dirinya juga mempunyai klaim bahwa ia mempunyai sisi yang bersifat transendental. Yang pertama agama dipandang sebagai gejala budaya dan sosial sementara yang kedua sebagai hal yang bersifat normatif-doktrinal.[1] Dengan mengetahui hal ini, setidaknya pengkaji bisa mengetahui pada sisi-sisi mana yang akan menjadi objek kajiannya dari Agama. (lebih…)

Published in: on November 3, 2009 at 6:41 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

Hilangkan UAN..!!

Setiap akhir semester, siswa kelas akhir disetiap jenjang mulai tingakat SD, SMP, SMA dan yang sederajat sebelum lulus harus melalui ujian yang dilakukan pemerintah secara nasional (UAN/UNAS). Dengan inipun, pemerintah, khususnya departemen pendidikan, jauh-jauh hari sudah sibuk, yakni harus menyiapkan soal ujian beserta lembar jawabannya, pemantau, polisi, transportasi pengiriman hingga meminta bantuan team independent untuk ikut memantau.
Tujuan diadakan UAN adalah untuk mengetahui kuwalitas pendidikan dan juga berguna untuk meningkatkannya. Yang terakhir ini terlihat jelas dengan terus meningkatnya standarisasi nilai yang dipatok oleh BNSP mulai dari 3.00 hingga sekarang mencapai 5.00. Untuk mencapai hasil yang objektif dan maksimal sebagaimana yang diimpikan, pemerintah memberikan aturan yang ketat dan pengawalan yang ketat pula. (lebih…)

Published in: on Juni 15, 2009 at 3:56 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

MUI mengharamkan Rokok!!….

By; Aly Masyhar Abdel Hannan

Setelah beberapa waktu mengawang-awang, beberapa hari yang lalu melalui siding nasional di Padang Sumatera, MUI akhirnya memutuskan hokum tentang rokok. Dari pertemuan besar itu, MUI memutuskan bahwa secara umum hokum rokok adalah makruh, namun untuk anak-anak, wanita hamil, ulama MUI dan merokok di tempat-tempat umum hukumanya haram.

Sebagaimana umumnya wacana, fatwa ini mendapat tanggapan beragam dari masyarakat. Ada yang pro dan contra. Pihak yang pro meyoritas mendasarkan pernyataannya pada aspek kesehatan dan pemborosan. Di pihak ini masuk diantaranya ialah Kak Seto Mulyadi. ia sangat mendukung fatwa ini, terutama fatwa rokok haram bagi anak-anak, bahkan ia mendambakan jika fatwa ini ditimdak lanjuti o;eh pemerintah dengan pperaturan pendukung. (lebih…)

Published in: on Maret 16, 2009 at 4:03 pm  Tinggalkan sebuah Komentar